Parenting itu Penting

lah, masih single (bahkan jomblo) ngapain ngomongin parenting? mau belajar menyusui?

tunggu dulu, jangan dulu close-tab. mengutip dari monaratuliu.com Parenting itu adalah proses pengasuhan dan pendidikan anak mulai dari kelahirannya hingga menjapai kedewasaan personal. Jadi parenting dimulai sejak anak baru dilahirkan, dan selesai pada saat anak sudah memenuhi kriteria untuk disebut sebagai pribadi yang dewasa. Dewasa dalam fungsi parenting adalah dewasa secara mental atau psikologis.

intinya, kita ini para remaja-menuju-dewasa yang mungkin hampir selesai mendapat berbagai didikan atau bahkan baru saja selesai dari “sekolah-parenting” ibu dan bapak kita masing-masing. menurut saya kita perlu tahu dan mendalami ilmu parenting sejak awal dewasa.

tujuannya supaya kita siap. nggak terburu-terburu ingin menikah dan punya anak tapi begitu gendong bayi malah panik karena bayinya panas sehabis vaksin. atau nantinya malah menitipkan anak ke nenek dan kakeknya karena masih ingin mengejar karir. ya begitulah, selesaikan dahulu lalu majulah ke tahap berikutnya. selain siap untuk menghadapi your own parenting world, memahami “mengasuh anak” adalah kelas bersabar paling menyenangkan. latihannya mudah, ajukan saja diri untuk mengasuh anak kakakmu, saudaramu, sepupumu, keponakanmu atau pinjam anak tetangga. sudah siapkah kamu mendengar rengekannya? hehehe

selain kesiapan, memahami parenting adalah proses dimana kita belajar dari kehidupan masa kecil kita, menemukan kesalahan dan kebaikan yang diajarkan oleh orang tua kita. bagaimanapun, pola asuh dan kebiasaan setiap keluarga berbeda. maka kelak, ketika kita sudah dewasa dan menjadi orang tua, kita tidak kaget menghadapi berbagai masalah dalam mengasuh anak.

tengoklah kebiasaan-kebiasaan berbeda ibu-ibu sosial media dalam mengasuh anaknya. banyak yang bisa di contoh. buka saja akun instagram @retnohening Ibuknya Mayesa Hafsah Kirana yang tinggal di Muscat, Oman sana. atau yang sedang hits pasangan Gisella dan Gading yang mengajarkan Gempita berbagai hal, dan si kembar lima AIUEO. jangan cuma komentar “iiih gemes” “Kirana pintar banget sih, main yuk sama kakak” tapi mulailah amati bagaimana mereka menerapkan parenting. bagaimana membentuk kebiasaan dan ketangkasan anak.

jadi, yang udah siap nikah jangan cuma heboh bikin design undangan ya. banyak baca buku parenting, semoga Allah segerakan menitipkan anak shalih dan shalihahnya

 

semoga bermanfaat,

wulan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s