Sanggar Juara itu apa, teh ??

pertanyaan itu berulang-ulang terdengar setiap aku bilang ” aku nggak pulang minggu ini mau nyanggar” atau “iya lagi aktif di sanggar juara aja”

sebagian dari kalian pasti sudah tahu, yang belum bisa intip blognya sanggar juara . kadang geli sendiri bisa berada di lingkungan yang luar biasa keren! apalagi desa Pabuaran. monggo cari di google map, atau bayangkan ceritaku saja. Pabuaran itu kadang seperti antah berantah, sebagai anak ‘kota’ membayangkan jalan terjal tanpa aspal dan nyaris tidak ada kendaraan umum menuju titik keramaian atau sekedar tukang photocopy yang  jaraknya berkilo-kilo meter saja aku sudah tidak sanggup, tapi ini kejadian!

untungnya aku berdarah sunda tulen, nggak begitu kaget sama daerahnya yang banyak kebun apalagi rumah-rumahnya. warganya senang berkumpul atau sekedar ngobrol di teras rumah dengan logat sunda yang jelas jauh berbeda dengan logat sunda di bandung.

perjalanan satu jam dengan angkot sewaan dari depan kampus di daerah Dramaga, Kabupaten Bogor seperti terbayar lunas kalau lihat adik-adik Sanggar Juara yang rela menunggu siang terik di satu ruangan yang multifungsi, jadi paud, tpa, dll sambil teriak ” hai kaaaaak”. yang tadinya panas, lemas, haus, langsung disergap semangat seketika.

sekarang setiap orang yang bertanya, Sanggar Juara itu apa, teh?

aku jawab : Rumah ke-4 setelah Jakarta, Bandung, dan Kost’an 🙂

Live Like You’re Dying – Lenka

” live like you’re dying, and never stop trying. it’s all up to you to do whatever you choose ”

sejak masih berseragam, entah kenapa lagu ini yang selalu nemenin belajar.  aku sih nggak tau awalnya gimana, karena tiba-tiba lagu ini ada di playlist. tapi setiap denger, merem, mikirin liriknya, ikut nyanyi, dan hasilnya banyak banget.

kadang bisa dapet banyak banget inspirasi, waktu pengen jadi penyanyi jadi bikin banyak lirik, dan waktu pengen kuliah hasilnya bikin puluhan tulisan di kamar isinya ” ILKOM IPB” , bahkan waktu diperjalanan waktu mau test SNMPTN sepanjang perjalanan di kuping nempel headset yang lagunya itulagi-itulagi berulang-ulang.

meskipun hasilnya agak meleset sedikit, tersesat di “SKPM IPB” tapi nyatanya kadang aku punya semangat dari nada-nada ballad, karena ballad nggak selalu galau

sampai sekarang, waktu terus jalan. udah mau ke semester 3 dan lagu Lenka satu ini masih terus diputar, seperti hidup kita.